Sungguh keterlaluan rasanya sobat pujangga seorang
pengacara di Australia,
Alex Stewart melakukan tindakan provokasi. Dia menjadikan halaman
Al-Quran dan
Injil sebagai pengganti kertas rokok untuk dibakar kemudian dihisap. Alex merekam kelakuannya dan mempostingnya di
YouTube. Saya sekali sobat pujangga vidionya tidak bisa di perlihatkan karna sudah dihapus dari youtube.
Dalam video berdurasi 12 menit itu, Stewart memberi judul "Injil atau
Quran, mana yang lebih baik?" Stewart yang bekerja di Queensland University of Technology terlihat memegang dua kitab suci tersebut sebelum merobeknya. Dia kemudian melinting sobekan halaman
Quran dan
Injil seperti rokok.
Setelah membakar "rokok" itu dia menghirup dalam-dalam dan menghembuskan asapnya seraya mengatakan "holy".
Video ini sekarang telah dihapus dari laman YouTube, hampir sepanjang akhir pekan lalu, video ini bisa dilihat. Tindakan Stewart ini tak jauh dengan rencana pendeta Terry Jones yang menyita dunia dengan rencananya membakar
Al-Quran. Belakangan, rencana Jones batal.
"Dengan segala hormat terhadap Injil dan
Quran, tak perlu marah," kata
Stewart. "Video ini hanyalah bercandaan, jangan anggap terlalu serius," ujarnya.
Selain berprofesi sebagai pengacara, Stewart adalah anggota kelompok ateis di Brisbane, Australia. Akibat perbuatannya ini dia dipecat dari tempatnya bekerja. Dia menyangkal tuduhan bahwa yang dia hisap adalah ganja.
"Pihak universitas sangat, sangat tidak senang dan kecewa perbuatan Stewart," kata
wakil rektor Queensland University of Tehcnology, Peter Coaldrake.
Sejumlah kelompok muslik juga bereaksi. "Sebuah perbuatan yang tidak perlu, hanya menciptakan ketidakharmonisan antar agama di Australia," kata
Sheik Muhammad Wahid, presiden Asosiasi Islam Australia.